Langsung ke konten utama

TITIK TUMPU


Manusia tidak selalu berada dalam stabilitasnya
Mengingat, bahwa kerancuan selalu menggerogoti setiap keyakinan,
setiap pikiran, juga setiap kelakuan.

Sabar sebentar untuk terdiam
Berlari tak kan membuat seimbangmu utuh, layak dulu
Jangan jalan terpanting, cobalah berporos

Singgahlah, kopimu menunggu
Tetap jadilah tempat berpijakku
Layaknya kamu, aku tak bisa tanpa titik tumpu.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Buku "Catatan Juang" - Fiersa Besari

Judul                            : Catatan Juang Penulis                          : Fiersa Besari Penyunting                    : Juliagar R.N. Penyunting Akhir         : Agus Wahadyo Desainer Cover             : Budi Setiawan Penata Letak                  : Didit Sasono Penerbit                                : Mediakita – Jakarta Selaatan                             ...

Aku Yang Terlambat Denganmu

Hari begitu tega berlalu, hei! sapamu saja belum aku temui Seperti permainan umur 10ku "Hanya Lewat...." Melewatiku begitu saja, tanpa sejenak berhenti Tepatnya, kamu melewatkanku Sengaja ku pilih bisu, Seberapa tahan kamu memilih beku? Rasanya pasrah, kamu batu Namun, aku lebih dari itu Atau saja aku yang terlalu sibuk mendambamu Membuta tak ingin tahu kerangka berpikirmu Membisu, yang kulakukan dulu Sadarku tidak diwaktu yang tepat Berada dalam kenyataan sekarang Kamu berpijak pada pilihanmu Sudahlah, memang ini aku Yang terlambat denganmu Nana Krisdianti Sukoharjo, 01 November 2018